Kamis, 02 Januari 2014

Tentang Sebuah Group

Post ini sepenuhnya akan bercerita mengenai sebuah group yang posisinya selalu nangkring di atas home fb saya. Yap di atas setelah group Kantor Berita , HMP Pangripta Loka, Info Akademik sama BP hahaha. Nama group tersebut adalah Planologi 2011, group angkatan saya sendiri. Isinya yah udah pada tahu lah ya dari A sampai Z, mulai dari akademik, acara rutin olahraga, sharing info-info menarik, publikasi terang-terangan dan terselebung, atau ajang melepaskan kegalauan. Berhubung kalau ganti tahun bikin resolusi kayaknya mainstream, saya terpikir untuk mengenang kembali keberjalanan group ini dimulai dari awal terbentuknya. Diluncurkan pertama kali pada bulan Mei atau Juni 2012, berarti setahun lebih usia group itu menemani kebersamaan kami (ceileuh) 

1. Post ter-dejavu
      
Rasa-rasanya yah udah sekitar dua atau tiga kali cepuk si Kipo ini ketinggalan dan di post di group. Pertama kali diumumkan berita kehilangannya kalau ga salah waktu masih tepebeh. Uniknya, cepuk si Kipo ini ga pernah ganti atau berubah penampakannya sedikitpun, ya se-di-kit-pun. mungkin kalau cepuk tiap anak anak sappk 2011 diadain penghargaan, cepuk si Kipo ini bakal dapet penghargaan cepuk yang paling dikenal, bahkan terakhir kali si Abe ngepost kalo dia nemuin ini cepuk, gaperlu empunya si Kipo yang ngaku kehilangan à alias hampir semua orang tahu siapa yang punya itu cepuk. Ckckck semoga penyakit teledornya sembuh ya pik.
 2.Post ter-OOW


OOW mencakup skala yang lebih besar lagi dari OOT (out of topic), yaitu out of the world. Penemunya sih saya berasumsi seseorang dengan nim belakang 095. Kalau dibilang OOW sebenarnya ini bukan karena ganyambung banget sih, cuma oknum bersangkutan emang kocak pisaaan peace :v. Ada dua nominasinya dan saya bingung pilih yang mana
3.Ter-Haru

Wa iki ! :”) TERHARU PISAN baca posting temen saya yang kebetulan diamanahi jadi ketua OHU 2013 ini. Tahu Bandung Bondowoso gak ? pokoknya minggu minggu terakhir menjelang UAS atau malah sewaktu UAS di plano itu bahkan lebih hectic dibandingkan dengan saat si Bandung Bondowoso bikinin 1000 candi buat Roro Jonggrang dalam waktu semalem. Tugas tugas muncul ga berhenti-berhenti kayak laron jogja di musim hujan. Ah tapi bukan itu intinya, terimakasih untuk temen temen yang sudah menyempatkan diri datang ke that-two-letter-thing-which-is-most-sacred di HMP. They say friendship is a big thing, no it is a million things :”)
4.Ter-Gajelas


Dimulai dengan posting seseorang yang menyatakan bahwa seseorang dalam gambar tersebut sangat mirip dengan temen saya, saya  pun tergelitik untuk ikut mengomen post tersebut. Tapi si yang dimention mah emang pemalu pisan, jadi ga muncul muncul walau udah di summon berapa orang. Bukan bukan bukan ini letak gajelasnya, lihat komen-komennya. Seorang oknum dari Sumbawa yang jarang komen tiba tiba bersuara !
5.Post Ter-BURN !


Percaya deh, gak akan ada 2011 yang sekarang kalau ga ada sosok satu orang ini. Walaupun foto-foto masa lalunya yang kelam acapkali menjadi bahan gosip anak-anak yang mungkin tiada berujung, walaupun dengan berbagai kekurangan yang ada, walaupun dengan segala kesibukan yang dia punya, kami semua tetep sayang kamu kok, Roby ketua angkatan kita :’). Lewat sini juga saya (dengan berat hati haha canda dink) harus mengakui rob, kita ga salah pilih ketua angkatan. Saya sendiri bangga loh punya ketua angkatan yang melesat ke mana-mana.
6      6.Post ter-galau JUARA





Ya, kami sebagian besar terdiri dari remaja-remaja yang tengah mengalami perubahan hormon yang salah satu akibatnya adalah  fenomena ketidakstabilan emosi. Lazim dikenal dengan kosakata ‘galau’. Ini post juara deh, dan merupakan suatu kewajiban bagi saya untuk mengabadikannya. Komen yang diraih berhasil mencapai angka xxx buah ! dan isinya adalah gombalan gombalan pl 2011 edisi sakau tugas tugas. Kalo ga salah pernah suatu malem kan saya sedih banget, novel yang baru saya beli ilang gatau di mana rimbanya jadinya saya gatau mesti ngapain malem-malem dan iseng iseng saya buka lagi post ini. Ancoool ih awet muda kayaknya kalo liat liat lagi post lama di group tiap malem, ga nahan banget gombalannya. Hey ladies, buat kalian yang sedang mencari pujaan hati di wilayah tenggara ga ada salahnya mampir ke HMP :”3

Ini nih gombalan paling ganahan abad ini, sayangnya gasempat di printscreen. Sepertinya hak kekayaan intelektualnya dipegang oleh salah satu oknum pl2011 juga
A : Neng, neng pake sepatu converse ya ?
B : hah emang kenapa bang ?
A : Soalnya kamu all-stars di hati aku neng :3

            "Demi tuhan bangsa dan almamater, ini adalah gombalan ter out of the world yang pernah saya denger selama 19 tahun hidup saya, 19 tahun lebih 19 bulan deh kalau alam di kandungan ibu saya diitung. Merk sepatu bisa aja dibawa bawa buat dipake ngegombal ckckck. Pokoknya ini post juara satu dah."
Sekian award yang bisa saya pikirkan, sebenernya ini juga terbatas sih soalnya memang group fb ga bisa buka post yang memang terlalu lama. Padahal saya pingin lihat lagi posting posting emosional jaman jaman MPAB hahahhah, yaudahlahyaa.

Tapi sebenernya yang saya pikirkan di balik ini semua, (mulai serius) mungkin saat ini group pl2011 bertenggar di posisi paling atas fb saya. Dua-tiga tahun lagi ? sob, kita pasti udah pada mencar-mencar. Jangankan setelah lulus , mungkin waktu menjelang TA aja kita udah misah-misah terus yang kalau ketemu sekilas say hi banyak banget sebenernya yang pengen diceritain, tapi kita semuanya udah pada sibuk sama urusan sendiri-sendiri udah pada mau jadi orang ibaratnya :’(.Dua tiga tahun lagi teknologi juga pasti udah pada maju siapa tahu yang namanya facebook udah kaya friendster jaman sekarang, kita udah ngelangkah ke jalan hidup kita masing-masing, ke mimpi kita masing-masing.  We’re gettin’ old day by day, tapi yaudahlahyaa

Hoho saya gamau bikin post yang sedih sedih. Pada akhirnya kalo kata Dead Poets Society saya cuma mau bilang, carpe diem. seize the day. Mungkin aja looh mungkin aja pas kita galau TA besok terus gatau mesti ngehibur diri lewat gimana, dengan ngebuka post post binal di group ini seketika mood senggol bacok anda hilang. At least it works for me !

Mungkin ga semua dari kita group planologi2011 bertengger di urutan pertama, kesibukan tiap orang beda, tapi yang jelas group ini udah banyak ngebantu saya ngelewatin saat-saat sulit, lebih dari yang kalian tahu. Mungkin berapa tahun lagi, Jika kita tua nanti dan tlah hidup masing-masing, group ini udah bukan di puncak fb saya lagi, tapi harapan saya group ini nggak akan pernah menyentuh dasar group-group yang gak pernah tersentuh notif saya :’) group ini harus tetep hidup bro sist. Insinyur Soekarno bilang Jasmerah, jangan melupakan sejarah, kalo gitu saya bilang Jasirupketan, jangan sekali kali melupakan grup angketan . hhahaa


Nyiur kelapa melambai-lambai, yuk dadah bye bye !

Disclaimer : foto-foto yang diambil sudah diedit sedemikian rupa sehingga melindungi narasumber terkait (sebisa bisanya aing sih, kalp lagi males yaudah haha). Kalo kata Bill Kovach, bapak pers dunia, sebuah karya jurnalistik itu mencerminkan hati nurani penulisnya, jika ada yang tidak berkenan mari kita selesaikan secara damai karena tulisan ini dibuat just for fun dan penulisnya cinta damai. peace and love and gawl

Kamis, 05 September 2013

Bon Courage !


Sejujurnya nggak pernah saya nyangka ketika saya kepo materi MPAB waktu tingkat dua dulu dan ketemu postingan blog mantan kahim HMP, saya bakal mengalami kejadian yang sama .. yah dan merasakan gimana sedihnya perpisahan.  “Semangat kawanku !” judul postingan kak Adham yang saya maksud. 

Setelah perjalanan yang panjang, mungkin memang ini semua yang terbaik yang Tuhan kasih. 
Setelah perjuangan yang panjang, mungkin memang ini akhir terbaik yang bisa Tuhan kasih.

Mengutip isi postingan kak Adham :

Aku berada di titik ini untuk berdoa
Tuhan, ajarkan aku menghadapi ini, menghadapi cobaan
Yang Engkau tujukan kepada temanku
Seorang saudara yang kau buat dari lain ibu

Tuhan, berikanlah pedang dan perisai untuk temanku
Agar mereka kuat menghadapi semak belukar
Dan menemukan setapak jalan
Agar aku dapat bertemu dengannya, di suatu titik di masa depan nanti

Saya paling suka mendengarkan orang bercerita tentang masa depannya, entah kenapa. Mungkin karena bawaan pekerjaan sampingan saya haha. Hey iciil, saya tahu ketika kamu cerita gimana kamu mau ngerangkai masa depan kamu , kamu cerita sambil senyum yang nggak hanya di bibir tapi juga di mata kamu, ngelihat kamu baik-baik saja di tengah rentetan masalah-masalah yang datang bertubi-tubi ga kenal ampun sebenarnya itu yang membuat saya percaya : kamu akan baik-baik saja. Meskipun kita nggak berada di tempat yang sama.

Suatu saat nanti, mungkin tiga atau empat tahun lagi saya percaya kamu bisa ngewujudin mimpi-mimpi kamu. Perjuangan kita belum selesai, perjuangan panjang sampai saat ini dan saya nggak pernah anggap itu semua sia-sia, meskipun nggak sedikit yang mengganggap itu adalah kekalahan. Kalaupun memang toh itu kekalahan, ini hanyalah kekalahan sementara. masih banyak pertandingan lain yang menunggu. Semoga suatu saat nanti, ketika mimpi-mimpi kita mempertemukan kita kembali, saat-saat kemarin bisa kita kenang bukan sebagai sesuatu yang menyedihkan. Mungkin bukan sekarang jawabannya, tapi saya tahu akan ada jawaban sebenernya suatu saat nanti.

Maybe this world is cruel...  but it is also very beautiful.
We all need to retreat at times. .But don’t hide for too long, this world needs your beauty :’)

Sekali keluarga tetep keluarga kan ?

Salam sayang J  

Rabu, 10 Juli 2013

Je Veux y Croire



Tout ce temps, cachée dans mes pensées
Tout ce temps, sans jamais y croire
Tant d'années, si loin de ce monde et de la verité
Me voilà, sous le ciel étoilé
Je suis là, et soudain je vois
L'avenir s'est éclairé, ma vie est à l'endroit

Et je suis toute éblouie
Car enfin la brume s'est levée 
Et je suis toute éblouie
Les lumières scintillent partout
L'air est doux, je me réjouis
De sentir le monde avancer
Maintenant, tout semble différent
Je veux croire en vous.

Tout ce temps, à rêver jour et nuit
Tout ce temps, à chasser l'ennui
Tant d'années, sans voir ni comprendre
Le monde et la vraie vie
Elle est là, sous le ciel étoilé
Je la vois, et soudain je sais
L'avenir s'est éclairé, je devine où je vais!

Et je vois dans ce regard
Que le voile enfin s'est levé
Et je vois dans ce regard
Que les lumières brillent pour nous

Et dans la douceur du soir
Je sens que le monde a changé
Maintenant, tout semble différent
Je veux croire en vous
Je veux croire en nous.

Je veux croire en vous

Senin, 08 Juli 2013

Ikhlas



“Apabila mereka melihat keikhalasan di dalam keikhlasannya, maka keikhlasan mereka itu memerlukan keikhlasan lagi”

Ikhlas. Satu kata yang gampang diucapkan tapi susah diterapkan. Ikhlas ini punya temen yang sama sama tipikal “susah diterapkan gampang diucapkan” ,namanya sabar. Walau ngedapetinnya susah, tapi kalau dua duanya dimiliki manusia, menurut saya dia orang yang paling bahagia di dunia. Haha well, paling enggak dia tahu cara paling gampang untuk buat dirinya sendiri bahagia :’). Sabar tak bertepi, Ikhlas tak berujung.

Misalnya aja, HP ilang, asma tiba tiba jadi sering kambuh, screen protector HP kesayangan dirusak adek, rencana liburan meleset, gajadi jadi ambil ekstensif di IFI gara-gara yang minat kurang, kecelakaan mobil. Satu kejadian ga enak aja  rasanya udah paling merana di dunia ini. Ngerasa yang ujiannya paling gede seantero umat adam.

Terus akhir akhir ini saya mikir, bleh ujian hidup mah sebenernya sederhana. Gak ada yang rumit, ya asal itu tadi, sabar dan ikhlas. Kehilangan demi kehilangan, ketika misalnya kita menerapkan apa itu ikhlas tadi, insyaallah Allah akan memberikan pengganti yang lebih baik, jauuuuh lebih baik.  Apalagi, ini nih yang paling sering didenger “Tuhan tidak akan memberikan ujian yang melampaui batas kemampuan hamba-Nya”. Percaya aja, sebenernya kondisi seberat apapun pasti bisa dilalui. Manusia itu makhluk yang kuat dan ditakdirkan untuk survive. Kadang manusia nggak tahu seberapa kuat dia, sampai jadi kuat hanya satu-satunya pilihan yang dia punya.

Mungkin saya kurang sabar, mungkin saya kurang ikhlas. Jadi ujian buat saya ya khusus buat kekurangan yang ada di saya ini. Kalau mau sabar, ya harus dihadapkan dengan ujian. Kalau mau ikhlas, ya harus dimulai dari menikmati ujian yang diberikan. Kalau begitu, Najma, kurang-kurangilah mengeluh, kurang kurangi menampilkan muka sedang banyak masalah, kurang-kurangi mood senggol bacok anda.  Syukuri semua ujian yang diberikan Tuhan, sebenarnya dari semua ujian yang diberikan-Nya, Tuhan ingin menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi.  Ketika kita mampu melewatinya, terseok seok sekalipun, pasti rencana-Nya lebih indah dari yang kita bayangkan. Tuhan tidak pernah ingkar janji :)

Jumat, 31 Mei 2013

Myra P Gunawan : Pariwisata 'Di' dan 'Untuk' Indonesia


Rabu 29 Mei tepatnya, pagi pagi ada sebuah pesan singkat yang bertandang di inbox note saya. Baru kemarin saya mengirim pesan kepada beliau agar berkenan diwawancarai oleh saya dan beliau langsung menjawab dengan singkat dan cepat. “Gedung pwk lt 4 ya habis jam satu, saya biasanya ada di ruangan depan pintu pak djoko atau di ruang rapat , dipastikan saja” balas beliau Selasa siang sewaktu saya masih duduk terpukau tayangan kumpulan Film karya Garin Nugraha di Aula Timur ITB. Mendapat balasan seperti itu, sebenarnya saya sendiri senang senang nervous sendiri. Sudah sebulan lamanya saya berusaha mengontak beliau lewat email dan baru hari itu saya memutuskan untuk berani mengirimkan pesan singkat (yang nomornya saya dapatkan dari kadiv tercinta saya, Kak Sarah Najmilah) , dan ternyata jawabannya tidak lebih dari lima menit ! sedangkan setelah ujicoba email yang entah email tujuan sudah tidak valid atau memang tidak mendapat balasan, saya memang tidak mencoba lanjut karena sebulan sebelumnya memang perhatian saya serasa dialihkan oleh the-two-letter-thing-which-is-so-sacred di himpunan saya. Kembali ke inti cerita, narasumber yang saya maksud kali ini adalah Ibu Myra P Gunawan, dosen di program studi saya yang pada tahun 2009 kemarin memasuki masa purnabakti.


Kenapa beliau ? Saya sudah lama mendengar nama beliau sebenarnya. Sewaktu peluncuran buku 50 Tahun Perjalanan Perencanaan Wilayah dan Kota di Indonesia, sewaktu selintas membaca nama-nama dosen pengampu mata kuliah, dan yang terakhir, yang membuat saya tertarik adalah pada Dies Natalis ITB ke 54 nama beliau kembali disebutkan sebagai penerima Ganesha Cendekia Widya Utama atas jasanya sebagai perintis studi pariwisata di ITB ini. Walau saya mahasiswi planologi dan cukup mengenal dosen-dosen planologi paling tidak yang pernah mengajar saya, tentu cukup susah untuk menemui Ibu Myra karena memang beliau tidak aktif mengajar lagi. Tapi seakan ini keinginan saya sendiri, suatu saat saya ingin membuat berita profil beliau. Profil seorang perintis studi pariwisata ITB.

Singkat cerita hari Rabu siang itu. Setelah memperkenalkan diri saya sendiri, saya menjelaskan maksud untuk mewawancarai beliau, untuk membuat berita profil civitas akademika ITB.  “Wah saya ga mau kalau begitu” JDEER bumi gondjang gandjing. “Maksud saya, saya ingin artikelnya fokus ke pembahasan pariwisata dan perkembangannya. Kalau tentang profil saya, adik tahu sendiri kan saya ini udah pensiun nggak akan ada yang baca berita adik kalau membahas tentang profil saya ini. Mending membahas pariwisata saat ini dan bagaimana perkembangannya” terang beliau. Sedikit bernegosiasi, tapi akhirnya saya nyerah juga. Saya menyanggupi permintaan beliau tentang fokus pembahasan awal mula lahirnya studi pariwisata di ITB ini.

Secara garis besar, bagaimana proses awal mula berdirinya studi pariwisata ini dan dikaitkan dengan latar belakang pendidikan Ibu ?

Pertama kalinya tercetus adanya pariwisata itu sebenarnya malah dari mahasiswa. Sekitar tahun 70-an, ada salah satu mahasiswa bimbingan saya yang datang ke saya dan mengajukan tema pariwisata, sesuatu yang sangat jarang saat itu. Dia itu anaknya pemilik Hotel Panghegar dulu dan dia sudah melakukan riset yang cukup mendalam. Sayang sebenarnya saya sendiri juga tidak cukup mengerti tentang pariwisata. Saat itu, mendengar kata ‘pariwisata’ saja bahkan rasanya tidak pernah tapi melihat semangat anak itu, saya memutuskan untuk membantu anak tersebut. Setelah itu, ternyata banyak juga mahasiswa lain setelah dia yang mengajukan tema pariwisata ke dosen-dosen bimbingan lainnya. Setelah itu, Planologi ITB dimintai tolong oleh Direktorat Jenderal Dinas Perhubungan saat itu untuk membuat masterplan atau rencana induk Perencanaan Pariwisata Nasional. Kita belajar ‘otodidak’ dari dokumen-dokumen yang ada, saat itu buku-buku mengenai pariwisata jarang sekali ada.

Sesudah itu,bersama mitra kerja tim bantuan Jepang, kami tim planologi ITB membuat perencanaan wilayah dalam konteks Pariwisata untuk wilayah Jawa Barat bagian Barat. tim planologi ITB kembali ditugasi oleh Departemen Parpostel (saya search kepanjangannya susah, seingat saya Pariwisata Pos dan Telkomunikasi) Pemerintah Daerah NTT untuk membuat analisis perencanaan pariwisata. Sepulang dari NTT, Rektor ITB saat itu, Pak Wiranto Arismunandar langsung memberi mandat kepada saya, dik “ITB harus punya Pusat Penelitian Pariwisata” . Awal tahun 1993 saya mengajukan proposal untuk pendirian pusat penelitian pariwisata. Dalam dua hari proposal tersebut sudah ditandatangani dan berdirilah Pusat Penelitian Pariwisata, kalau sekarang karena restrukturisasi namanya jadi Pusat Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Tapi dari dulu singkatannya ya tetap sama P2Par. Sesudah itu, ada juga permintaan untuk membuka S2 pariwisata, tapi saat itu critical mass nya tidak terpenuhi dik sayangnya.

Tahun 2001 sampai dengan 2004 saya bekerja sebagai Deputi Bidang Sumber Daya dan Promosi Pariwisata di Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia. Saya sendiri merasa lebih banyak belajar saya di Depparbud, dik. Saat itu Indonesia masih krisis keuangan nasional pasca 1998 belum lagi tragedi bom bali yang sangat mempengaruhi pariwisata Indonesia. Keuangan tidak stabil tapi kami juga bertanggungjawab untuk memulihkan pariwisata Indonesia.

Apa yang membuat Ibu termotivasi untuk terus menggeluti bidang pariwisata ini ?

Saya yakin bahwa pariwisata itu sektor yang sangat potensial untuk Indonesia di masa depan. Hanya saja memang pariwisata itu harus direncanakan dan dijalankan dengan baik. Kalau tiga kebutuhan dasar manusia sudah terpenuhi – sandang, pangan, dan papan – yang manusia cari selanjutnya itu pasti rekreasi. Kebutuhan rekreasi ini difasilitasi dengan adanya sektor pariwisata. Motivasi lainnya, saya melihat mahasiswa.

Kakak kelas kamu yang belum lama lulus, ada yang pernah minta tolong bantuan saya untuk mematangkan konsep salah satu program mereka. Program Pemuda Pariwisata namanya, konsepnya itu berangkat dari kebutuhan Indonesia akan pemimpin nasional. Hipotesanya, pemimpin nasional itu kan harus mengenal nusantaranya sendiri. Generasi muda sekarang kan harapan bangsa, harapannya setelah seseorang mengerti bagaimana kondisi nusantaranya, bagaimana realitanya dia tidak akan gamang lagi, bingung apa yang harus dilakukan ketika tiba saatnya dia memimpin. Rekreasi itu bisa tidak hanya bermanfaat untuk individu sendiri, tapi juga untuk bangsanya.

Apakah arti penghargaan Ganesha Cendekia Widya Utama bagi Ibu ?Bagimana perasaan Ibu sebagai penerima penghargaan tersebut ?Apakah penghargaan yang paling berkesan bagi Ibu ?

Tentu saja saya berterimakasih kepada ITB, ITB masih ingat saya. Kalau ditanya penghargaan yang paling berkesan, saya bisa jawab penghargaan Ganesha apalaah itu yang diberikan saat Dies Natalis kemarin. Menerima penghargaan itu sebenarnya membuat perasaan saya campur aduk. Di sisi lain, saya sedih karena saya tidak bisa turun tangan langsung membesarkan studi magister kepariwisataan ini, karena memang kebijakan ITB saat itu saya sudah memasuki masa purnabakti. Bagaimana ya.. (beliau terdiam beberapa lama sebelum akhirnya menjawab)

Hampir sekitar 40 tahun saya menjadi dosen. Saya menggagas, dan bisa dibilang membidani lahirnya sebuah bayi yaitu studi pariwisata ini. Sayangnya saya tidak bisa ikut membesarkannya, dan dosen-dosen lain lah yang harus mengurus si bayi kecil ini. (beliau mengibaratkan studi pariwisata ini seperti bayi, sebenarnya saya merasa terenyuh mendengar beliau. Seakan pariwisata sendiri sudah seperti anak tanpa ikatan darah untuk beliau hhe). Saya sama sekali tidak menyalahkan kebijakan ITB yah dik, tapi saya akan dengan sangat senang hati mengabdikan ilmu saya jika ITB meminta saya untuk mengajar, tidak dibayar sekalipun. Penghargaan Ganesha tersebut sejujurnya akan lebih berarti untuk saya sendiri jika saya masih memiliki kesempatan untuk mengajar.

##Berbahagialah kakak-kakak yang pernah mengambil mata kuliah yang diampu beliau. Dari nada beliau berbicara, she is indirectly taught me that passion is the key to learning, and also for sharing. Apalagi “penghargaan akan lebih berarti untuk saya jika saya masih memiliki kesempatan untuk mengajar, tidak dibayar sekalipun”. Tidak saya tidak menyinggung hal ihwal materialistis tapi sungguh saya baru pertama kali bertemu seseorang se –passionate beliau. Bahkan di saat yang bisa saja beliau gunakan untuk bersantai, beliau masih merasa ingin berbagi ilmu beliau kepada mahasiswa-mahasiswanya. Setelah Ibu Betty Alisjahbana, sepertinya list alumni SAPPK yang menginspirasi saya untuk menekuni bidang planologi bertambah satu.  


(bersambung)

Kamis, 02 Mei 2013

#auto-citations


Gabisa enggak, bulan Mei saya harus produktif nulis berita lagi, saya harus produktif nulis-nulis lagi, harus berhenti paling gak 15 menit di depan mading mantengin poster acara-acara ITB, harus kepo penelitian dosen di luar SAPPK, harus rajin sms korlip kalau liat banner acara ITB ga ada di agenda peliputan, semuaaa~muanya seperti seorang Najma di Bulan Februari 2013, Saya sangat kangen masa-masa itu sejujurnya, I'm gonna work harder, after all of the darkness and sadness, I do believe that happiness still comes .

Kerja Keras. Kerja Cerdas. Kerja Ikhlas

Jumat, 05 April 2013

#stupidrandomthings


maaf kalau saya pemalu, maaf kalau saya tidak bisa mengungkapkan apa yang sebenarnya saya rasakan dengan baik, maaf kalau sikap saya kadang menyakitkan sekalipun itu tidak saya sengaja.Satu yang pasti,  saya akan terus mencoba untuk jadi yang terbaik yang saya bisa :)

Kamis, 28 Maret 2013

Tu me manques, Raden Sasqia



Hari pertama saya survey studio proses bareng temen-temen studio A, pagi-pagi buta angkatan kita mendapatkan sebuah kabar yang bener bener mengejutkan. Saya masih inget selesai shalat shubuh dan mandi, tiba tiba Wafa ketok-ketok kamar anak cewek dan nyuruh kita semua kumpul di ruang tamu utama katanya ada sesuatu yang penting banget dan mendesak.

“Temen kita, Sasqi tadi pagi baru aja dapat musibah di kamar mandi temen-temen.. udah dibawa ke rumah sakit dan sekarang kita doa bareng aja buat kesembuhannya yah..” Wafa bilang kayak gitu. Untuk saat itu memang yang kami bisa lakukan sebatas mendoakan, studio A yaitu studio saya berlokasi di Parongpong Cisarua dan Studio C di Banjaran.

Selang beberapa lama, kesibukan persiapan survey bikin kita mencar-mencar lagi nyiapin ini itu. Ada yang mandi, nge-print, nulis-nulis, dan lainnya. Karena saya sudah mandi saya keluar ke teras, dan di sana ada Sasthi, Nina, Amel, sama Kak Songko. Semuanya diam, firasat saya gak enak dan saya ngedeketin Nina. Suasana di luar kontras banget sama di dalam yang masih berisik ngomongin persiapan survey hari pertama. Saya nanya ke Nina kenapa dan dia diem aja, sesenggukan kecil dan ngasih bb-nya ke saya. Dia baru aja sms Intan buat nanyain kabarnya dan apa yang saya baca bener-bener rasanya bikin saya gabisa mikir buat beberapa saat. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, temen kita Sasqi tidak bisa tertolong. Mari doakan semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi-Nya”

Saya cengo jujur aja, bener-bener gabisa mikir apa-apa. Di depan saya Sasthi udah nangis dan Amel nepuk-nepukin punggungnya. Tapi saya ? saya masih ngerasa ini mimpi, pagi-pagi buta dan ada kabar yang ga ada petir ga ada badai tiba-tiba aja nyamperin. Hari pertama survey studio perdana di mana semangat kita masih ada di puncak-puncaknya, umur 19 yang masih muda, umur angkatan kita juga yang masih muda. Semuanya terlalu cepet, buat Sasqi buat saya buat kita. Terakhir kali kita ketemu waktu mau berangkat ke tempat survey masing-masing studio, di monumen kubus. “Hati-hati di jalan yaah” katanya. Selang beberapa lama akhirnya saya udah gatahan lagi, saya mulai nangis gatau kenapa, mungkin karena saya bakal kehilangan salah satu temen sekelas saya,  mungkin karena masih banyak hal yang ingin saya lakukan buat dia, mungkin karena saya ga bisa liat lagi temen saya yang suka ngomel ngomel karena kelas berisik, mungkin karena saya  bakal ngerasa ada yang hilang kalau liat kursi di antara Bea, Widi, sama Ulli ga ada siapa-siapa sekarang, mungkin, semuanya mungkin aja.  

Yang jelas saya kehilangan temen yang punya semangat tinggi buat berbagi. Temen yang nawarin bantuin ngabsen waktu MPAB, temen sekelompok tugas rute angkot, temen yang suka makan coklat, sporty banget ngewakilin HMP di beberapa cabang olim ITB dan aktif di DBL, temen yang juga mau nularin semangatnya ke PL11 ketika disuruh ngumpulin tanda tangan warga HMP dan jumlah tanda tangan kita masih sedikit. Maaf sas kalau saya pernah ada salah selama ini,yang bener-bener saya sesalin adalah kenyataan kalo saya udah ga akan pernah bisa lagi minta maaf ke kamu :’( . Saya dan temen-temen sayang kamu, bener-bener sayang kamu coba kalau kamu bisa liat temen-temen kita Sabtu pagi itu. Maaf saya dan mungkin beberapa temen lainnya gabisa ikut nganterin kamu ke Tasik karena beberapa kondisi yang tidak memungkinkan. Sabtu pagi itu juga saya yakin kita semua udah ikhlas ngelepas kepergian kamu Sas, yang ngeduluin kita semua menghadap Dia. Mungkin bener kata Roby, Allah lebih sayang sama kamu kalo kamu sekarang ada di sisi-Nya dibandingkan sayangnya kita sama kamu. Kalo kita udah pasti ga usah ditanya maafin semua kesalahan Sasqi, kita semua udah ikhlas kok kalo besok satu nama ga ada di absen kelas dan satu kursi gedung plano ga ada pemiliknya lagi. Yang sekarang kita minta cuma semoga perjalanan kamu nanti dimudahkan. Terimakasih sudah jadi temen kita yang baik, udah ngisi dan ikut ngeramein ngehiasin ngerecokin nyinyirin kehidupan kita semua :’) .

“Hati-hati di jalan yaah” yang kamu bilang buat kita Jumat pagi itu yang sekarang pingin saya katakan buat kamu. Selamat jalan Sas, ya Allah saya mohon mudahkanlah dan terangilah jalan salah satu teman kami, keluarga kami untuk menghadap-Mu, cuma doa sekarang yang bisa kita kasih buat kamu Sas, baik-baik yah di sana. Kita pasti kangen banget sama Sasqi, sampai jumpa suatu saat nanti sayang :’) .

Selasa, 05 Maret 2013

Someone

Kadang memang cuma dengan satu kalimat aja orang udah bisa bikin kita seneng seharian yah, orangnya sendiri juga mungkin ga sadar dia udah menghibur dan menyenangkan seseorang.
Be nice to everyone, maybe even one word that you just said means the world for someone.

Minggu, 27 Januari 2013

Bad Luck Gara-gara Gaptek

malam ini saya menyadari satu hal : gaptek itu dosa di ITB

Saya terbiasa pakai google chrome, karena dari awal beli laptop ini juga bawaanya udah google chrome. Sebenernya ada sih firefox cuma entah kenapa tiap dibuka selalu ga muncul-muncul. oke saya biarin aja gitu itu firefox dan masalah gabisa dibukanya sampai sekarang. Sampai sekarang dan saya kena batunya.

Kemarin waktu rapat redaksi awal tahun. Kita-kita para reporter junior diajarin langsung caranya ngepublish artikel lewat dapurreporter, jadi ga kayak dulu lagi yang ngirim kompresan artikel plus gambar ke email pimpinan redaksi. dan kabar buruknya adalah, website itb.ac.id/dapurreporter itu harus dibuka lewat mozilla firefox. Ohmy Ohmy ... akhirnya jadilah saya malam itu bingung sendiri gimana. Soalnya udah berusaha nge-uninstall juga ga bisa bisa. Hari juga udah malem untungnya saya mau publish berita feature yang deadline nya lumayan bisa diatur, jadi saya pinjem laptopnya Stacy temen kosan buat buka itu web. Setelah saya melakukan cara-cara yang udah diajarin kemarin waktu rapat redaksi, dengan hati hati memindahkan word ke notepad terus ke web, akhirnya text nya corrupt ! tulisannya "didn't support xml" . Saya coba ga dicopas dulu ke notepad langsung dari word gabisa, dari notepad juga gabisa.argh sebel banget deh kenapa pada kongsian gini sih nyebelin semuanya. Saya udah coba berkali kali dan gabisa , terus saya juga gaenak kalo kelamaan minjem laptop. Saya sms reporter senior dan akhirnya dia mau bantuin saya , uhuu baiknya

Tapi jem. Jangan buat kamu manja ! besok sorenya saya langsung ke BEC buat benerin leptop. Selain itu saya juga penasaran kenapa windows gallery saya task nya selalu muncul task install nya dan beberapa ketakutan saya kalau leptop saya tercinta ini sudah terjangkiti virus yang akut. Siang menjelang sore saya tiba di BEC, langsung capcus ke vaio center dan menumpahkan segala keluh kesah saya ke mas-mas yang terlihat seperti teknisi di toko itu.

"Oh ini.. sebenarnya virusnya udah ga ada, tapi ini bawaan virus dari software lama yang udah kamu hapus sekarang. ga berbahaya sih tapi gabisa ilang kecuali install ulang windowsnya "

glek.

"Oh ya.. ini juga data nya belum dipartisi baru ada C doang, selama ini nyimpen di doc ya ?"

glek.

"Antivirusnya pakai apa? rajin diupdate gak ?"

glek. glek . glek.

Ampun lah maaas. udah udah install ulang aja dah windowsnya, apapun berapapun untuk leptop saya tersayang, saya gak bisa hidup tanpa dia. Dia hadiah orangtua saya naik tingkat duaa hikshiks. maaf ya selama ini saya lalai merawat kamu padahal kamu udah berbuat begitu banyak untuk saya. Kamu udah membantu saya ngelewatin semester tiga, begadang nulis dan baca'' blog, bikin cerita atau berita, baca onepiece.. hiks. Saya berjanji akan merawat kamu dengan baik habis ini. hikshiks


proses nyembuhin Mojo (nama leptop saya) memakan waktu tiga jam. Saya habisin buat window shopping gadget di BEC yang bikin saya ngiler, beli crepes isi nutella dan ke gramedia, yiha !. Pergi ke toko buku emang seakan bikin gatau diri isi dompet. Saya beli sebuah buku, yang saya rasa cocok sama apa yang saya pikirkan akhir-akhir ini, besok saya tulis reviewnya yak kalo ada waktu. Setelah membayar saya balik ke BEC, masnya belum selesai tapi ga apa-apa saya jadi bisa liat leptop-leptop display yang lain dan nanya-nanya dikit tentang sony vaio. ituloooh ada tombol 'assist' buat recovery data tapi saya pikir saya masih bingung buat apa dan makenya waktu kenapa.

merogoh kocek yang cukup dalam.. tapi gak apa-apa, kalo gak gini kan saya gak bakal belajar buat ngerawat kamu jo, :* . Balik kosan saya langsung nyobain ni leptop, buka facebook dan ...

LAGI LAGI !
ada virus chat fb yang dia pakai akun saya buat ngirim link gajelas ke beberpa fb temen saya. Ih saya mulai kesel, gamau lagi urusan sama virus-virus, capeek. saya kalap googling gimana sih ngeberhentiin itu virus fb dan saya donlot anti-malware. ganti lagi password fb saya jadi 24 karakter dan baru saja saya ganti seminggu yang lalu. Kalau masih kayaknya saya harus ke comlabs ITB deh, sekalian nginstall microsoft office.

Herkh. apa semester sepan saya ambil matkul pilihan di STEI yang ngebahas virus-virus gitu yah , tau sih ada apa egak. tapi kesel juga kalo ngurusin virus fb kayak gitu, gak sekali dua kali juga itu virus ngirimin link link ga jelas. Hah pokoknya ini harus jadi bahan pembelajaran, jangan sampai kayak gitu lagi deh. Dunia maya emang jahat, jangan sembarangan klik klik link ga jelas atau blog yang nawarin aneh aneh. Soalnya biasanya dapet itu virus dari blog yang pengen naikin trafficnya dengan nyusup ke account orang dan pake itu account buat nyebarin link blognya dia. Hati hati, ikuti perkembangan teknologi, dan waspadalah, waspadalah, waspadalaaah !!!!